Seorang ayah menjadi korban
Tidak pernah dibayangkan, temanku mengkisahkan apa yang terjadi pada tetangganya :
Seorang suami yang terpikat oleh seorang ‘pelacur’, telah mengorbankan keluarganya, harta bendannya. Bapak ini sudah memiliki 2 orang anak : seorang pemuda dan anak gadisnya.
Berbagai usaha bisnis telah dijalankan, dan sepertinya keluarga ini normal-normal saja.
Namun, terjadilah : setelah beberapa waktu sang ayah menunjukkan gejala-gejala tidak normal, suka bertengkar dengan istrinya. Dan, hari demi hari, terjadi perdebatan yang kadang tidak ada alasan yang kuat.
Perlahan, harta benda, uang, kekayaan (dan modal usaha) menghilang.
Terbongkarlah ternyata si ayah telah menjadi korban ‘bujuk rayu’ dan kenikmatan sesaat dari seorang pelacur. Bahkan dia sudah terbius, lupa segalanya.
Kini, keluarga itu hancur berantakan, si anak tidak bersekolah di tempat yang layak. Ibu mereka terpaksa mengontrak di sebuah rumah, sebab rumah mereka sudah terjual.. dan ibu ini harus bekerja keras berjualan di sebuah pasar, untuk menghidupi dirinya dan anak-anaknya.
Ke mana ayah mereka?
Jawab di Yahoo Answer
Hari ini menjawab pertanyaan di Yahoo Answer:
Bagaimana cara supaya pacar tetap cinta dan tidak selingkuh?
dia sering lupa kalau ada janji untuk bertemu
Cinta dan selingkuh adalah hal yang sangat jauh berbeda penangannya. Cinta harus dipelihara setiap hari, setiap kesempatan, dengan berbagai cara, seperti kita menanam sebuah bunga. Disirami, dijaga supaya tidak ada ulat / hama, dijauhkan dari gangguan binatang atau anak2, dst.
Selingkuh? Itu memang dasarnya NIAT HATI mereka. Walau pasanganya sejelek-sejahat-segila apapun, kalau gak NIAT, ya gak selingkuh. Tapi biar pasangannya CANTIK, GANTENG, SETIA, BAIK HATI, dst dst kalau NIAT SELINGKUH, ya selingkuh aja!
Semoga Anda dan pasangan Anda dijodohkan oleh Tuhan! Amin!
Papa, Mama, Mertua Lelaki dan Mertua Perempuan
Well, ini kisah temanku. Si A (wanita) pernah mengalami trauma dengan papanya yang tertangkap bazah selingkuh dengan wanita lain. Denger2, udah di”ampuni” oleh mama si A. Si A nikah dengan si B, suaminya (ya tentulah…). Si B, PAPAnya menikah dengan “wanita lain”, karena MAMA si B menikah dengan “pria lain”.
Apakah tidak trauma?
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging! Thank’s to WORDPRESS! Saya akan gunaken ini blog untuk “memberantas” dosa-dosa perselingkuhan. Anda yang lagi “merencanakan” atau “bertahap” ke arah perselingkuhan, jika pas baca ini tulisan… BERTOBATLAH!